Anggota DPRD Kulon Progo Nasib Wardoyo Marah Besar Karena Aspirasinya Dicoret Wabup

by -5 views
Anggota Komisi 2 DPRD Kulon Progo, Nasib Wardoyo.
Anggota Komisi 2 DPRD Kulon Progo, Nasib Wardoyo.

Yogyanews.com – Anggota DPRD Kulon Progo dari partai NasDem Nasib Wardoyo emosi berat karena satu-satunya aspirasi warga yang ia bawa nyaris dicoret dari APBD Kulon Progo.

“Saya ini hanya membawa satu titik aspirasi, yakni pembuatan saluran irigasi di Karangwuni, ternyata nyaris dicoret oleh Saudara Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, alasannya tidak jelas,” katanya.

Kalau alasannya efisiensi, kenapa aspirasi sejumlah anggota DPRD Kulon Progo lainnya ada yang 6 ada yang delapan hingga puluhan tetap berlanjut ?

“Kenapa hanya aspirasi satu-satunya yang saya bawa yang diminta dicoret. Ini sangat tidak adil dan tidak rasional. Ada apa dengan aspirasi saya ? Nggak suka atau jengkel ? kalau alasannya tidak ada dana efisiensi, itu di DPKAD Kulon Progo, banyak dana,” jelasnya.

Untungnya aspirasi ini kemudian diselamatkan oleh Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin sehingga tetap ada meski nilainya dipangkas dari Rp 200 juta menjadi Rp 100 juta.

“Ini jelas tidak adil dan ini sangat tendensius, padahal aspirasi saya cuma satu titik, sementara anggota DPRD Kulon Progo yang lain itu aspirasinya belasan hingga ratusan titik, “ katanya.

Nasib Wardoyo secara terbuka mengatakan, apa maksudnya Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko meminta aspirasi saya dicoret dan tidak diakomodir?

“Memang saya anggota dewan yang malas tidak pernah masuk kerja tidak datang rapat atau tidak pernah turun ke lapangan ? Saya punya pendukung ribuan orang lho, minimal 3.600 orang lho dibelakang saya, kok mau main kasar,” ujarnya tegas.

Nasib Wardoyo bahkan sempat komplain saat rapat kerja dengan Kepala Bappeda Kulon Progo Aris Nugroho kenapa aspirasinya akan coret dan tidak terbiayi APBD Kulon Progo ?

“Saat itu Kepala Bappeda mengatakan, silahkan bapak melakukan komunikasi antar pimpinan, saya hanya melaksanakan perintah ? Lho berarti ada yang memerintah pencoretan aspirasi saya,” katanyanya.

Nasib Wardoyo menjelaskan, bahkan ketika ia komplain kepada Asek II Budi Utami, bahkan tidak ada jawaban atas kasus saya ini.

Lalu saya diberitrahu Ketua DPRD Kulon Progo bahwa aspirasi saya tetap berlanjut hanya kemudian dipangkas dari Rp 200 juta menjadi Rp 100 juta, paparnya.

“Untung saya punya ketua seperti Gus Aris Syarifuddin yang tahu akan resikonya jika aspirasi saya dicoret dari daftar yang harus terbiayai oleh APBD Kulon Progo,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa sempat menantang Kepala Bappeda Kulon progo, masalah ini akan dibuat ribut jika tidak ada keadilan baginya dan aspirasi warganya, karena teman lain yang aspirasinya puluhan hingga ratusan, semua terbiayai oleh APBD Kulon Progo, lanjutnya.

Ia menegaskan, bahwa sampai sejauh ini tidak habis mengerti kenapa Wakil Bupati Kulon Progo sepertinya dendam kesumat dengan dirinya hingga aspirasinya akan dicoret.

“Kalau saya mengatakan, apakah Wakil Bupati Kulon Progo orang yang hebat sehingga bisa membuat kuning merah hijau atau birunya anggota DPRD Kulon Progo? Mari silahkan lakukan pencoretan aspirasi saya, saya akan melakukan perlawanan lebih keras,” ungkapnya emosional.

Karena ia mengaku tahu, banyak proyek yang berasal dari aspirasi juga diminta lalu rekanan yang mengerjakan harus lewat satu pintu.

“Beberapa anggota DPRD Kulon progo jadi korban tetapi mereka perkewuh untuk ngomong kepada media masalah ini,” ujarnya menyudahi.

Liputan : Suyono Sugondo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *