Kulon Progo – Beredar kabar akan ada demo di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Kulon Progo, diantaranya di Kantor DPRD Kulon Progo Senin (1/9/2025).
Selain di kantor DPRD Kulon Progo demo juga akan digelar di Kantor Bupati Kulon Progo dan Markas Brimob Sentolo, Kulon Progo.
Namun ketika dikonfirmasi dari kelompok Jogja Memanggil, dinyatakan tidak ada agenda pengerahan massa aksi demo di wilayah Kabupaten Kulon Progo.
Karena Senin (1/9/2025) massa akan diarahkan ke dalam Kota Yogyakarta dan Sleman.
Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Kulon Progo mulai Senin – Rabu (1-3/9/2025) diminta tidak mengenakan pakaian dinas harian (PDH).
Mereka diminta mengenakan seragam baju putih hitam untuk langkah antisipasi bakal terjadinya aksi demo yang kini mulai merambah daerah-daerah di semua wilayah.
“ASN diminta tidak menggunakan pakaian Kheki (PDH) untuk Senin sampai Rabu diganti dengan baju putih dan celana gelap, ” ujar Sekda Pemda Kulon Progo, Triyono, Minggu (31/8/2025).
Sedangkan untuk Kamis dan Jumat menggunakan pakaian batik.
“Untuk sementara ini arahan tersebut. Ini hanya berlaku di 1 hingga 5 September 2025 saja,” katanya.
Ini sebagai langkah antisipasi terjadinya demonstrasi yang berujung pengrusakan fasilitas di sejumlah daerah, dan kemarin telah terjadi di Mapolda DIY.
“Anjuran ini mensikapi situasi dan kondisi sekarang sehingga untuk ASN tidak perlu pakai kheki untuk hari Senin dan Selasa,” katanya.
Selain itu, langkah ini juga untuk berjaga-jaga terhadap berbagai kejadian yang tidak diinginkan.
“Kita harapkan situasi kondisi tetap aman terkendali dan kondusif,” ujarnya.
Triyono juga meminta seluruh Lurah di Kabupaten Kulon Progo memantau dan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi wilayahnya.





