Kolaborasi Komunitas “Jogja Menyapa”, Pemda Kulonprogo dan Polda DIY : Lawan Vandalisme, Ciptakan Ruang Publik yang Aman

by -2,749 views
Komunitas Jogja Menyapa bersama Pemkab Kulonprogo dan Polda DIY melaksanakan Aksi bersih-bersih Vandalisme (26/4/2024)
Komunitas Jogja Menyapa bersama Pemkab Kulonprogo dan Polda DIY melaksanakan Aksi bersih-bersih Vandalisme (26/4/2024)

Yogyanews.com — Dalam upaya menciptakan ruang publik yang aman, bersih, dan tertib, Kelompok Penggiat Media Sosial Jogja Menyapa bersama Pemerintah daerah Kulonprogo dan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menjalin kolaborasi strategis untuk menangani fenomena vandalisme dan potensi kejahatan jalanan yang marak di wilayah DIY dengan melakukan kegiatan aksi bersih-bersih Vandalisme di seputaran kota Wates Kabupaten Kulonprogo, Sabtu (26/04/2025).

Kolaborasi ini berfokus pada tiga pendekatan utama: edukasi digital, patroli terpadu, dan kampanye publik. Jogja Menyapa, yang memiliki basis komunitas aktif di berbagai platform media sosial, berperan sebagai kanal penyebaran informasi, pelaporan, serta literasi publik mengenai pentingnya menjaga ruang publik. Sementara Polda DIY dan Satpol PP berperan langsung dalam aspek penegakan hukum dan tindakan preventif di lapangan.

Bupati Kulonprogo Agung Setyawan yang ikut turun langsung dalam kegiatan ini menyampaikan “Kegiatan ini sangat positif, apalagi ditengah maraknya aksi klithih dan Vandalisme, kita kampanyekan melalui seluruh lapisan masyarakat untuk pencegahan, salah satunya melalui aksi-aksi seperti ini”.

“kulonprogo terus berbenah, kulonprogo harus menjadi kota yang bersih dan indah, agar warganya selalu bahagia”, tandasnya.

“Kolaborasi ini adalah wujud nyata sinergi antara masyarakat digital dan aparat negara,” ujar Koordinator Jogja Menyapa, Tomy Maulana Samudra. “Kami ingin masyarakat tidak hanya jadi penonton, tapi turut aktif menjaga kotanya dari konten negatif dan aksi perusakan fisik seperti vandalisme.”

AKP Rinto Pamuji mewakili Kapolda DIY menyambut positif langkah ini dan menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif. “Kejahatan jalanan tidak hanya ditangani dengan patroli, tetapi juga dengan membangun kesadaran publik. Media sosial memiliki kekuatan besar untuk itu,” ujarnya.

Sementara itu, Satpol PP Kulonprogo menambahkan bahwa keterlibatan warga dalam pelaporan cepat sangat membantu dalam mendeteksi area rawan dan merespons lebih tanggap. Mereka juga mengajak masyarakat dan pelaku seni untuk menyalurkan ekspresi melalui ruang-ruang legal yang disediakan, bukan dengan merusak fasilitas umum.

Kegiatan perdana dari kerja sama ini akan dimulai melalui kampanye digital bertajuk #JogjaTanpaCoret, yang mengajak warga membagikan foto-foto ruang publik bersih serta melaporkan vandalisme secara real time.

Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi contoh model penanganan sosial yang partisipatif dan berkelanjutan, demi mewujudkan Yogyakarta yang lebih aman, ramah, dan berkarakter budaya. (ewi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *