Kota Salatiga Kembali Jadi Kota Ter-Toleran se-Indonesia

oleh
Pj. Walikota Salatiga Sinoeng Serahkan Penghargaan pada apel Luar Biasa.(foto Kominfo)
Pj. Walikota Salatiga Sinoeng Serahkan Penghargaan pada apel Luar Biasa.(foto Kominfo)

yogyanews.com, Salatiga – Kota Salatiga kembali dinobatkan menjadi Kota Toleran oleh Setara Institut Indonesia. Berkenaan dengan hal tersebut, dilaksanakan apel luar biasa dalam rangka penyerahan Penghargaan Kota Salatiga sebagai Kota Toleran Tahun 2022 di Halaman Pemerintah Kota Salatiga pada Hari Senin pagi (10/04).

Kota Salatiga berhasil naik ke peringkat 2 dengan skor 6,417 menggeser Kota Manado yang pada penilaian sebelumnya berada di peringkat kedua.

Penghargaan ini merupakan kali keenam didapatkan oleh Kota Salatiga setelah pada tahun 2015, 2017, 2018, 2020 dan 2021 Kota Salatiga menduduki peringkat 3 besar sebagai Kota Toleran di Indonesia.

Adapun penilaian Indeks Kota Toleran ini didasarkan pada empat variabel yakni regulasi pemerintah kota, tindakan pemerintah,

Regulasi sosial dan demografi sosio-keagamaan. Melalui variabel tersebut, dapat disimpulkan jika telah terjadi sinergi yang sangat erat antara pemerintah dengan masyarakat Kota Salatiga. Dimana pemerintah mengeluarkan program, kebijakan, dan regulasi yang menjunjung tinggi toleransi, kemudian disambut dan diimplementasikan dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pj. Wali Kota Salatiga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada segenap jajaran Forkoimda, seluruh Toga Toma, jajaran ASN, TNI/Polri beserta seluruh masyarakat Kota Salatiga yang telah melaksanakan praktik-praktik toleransi di berbagai lini.

“Mari bersama-sama kita pertahankan bahkan ditingkatkan. Kita buktikan bahwa Kota Toleran bukanlah hanya sekedar predikat, tetapi telah mengakar kuat dalam diri pribadi kita masing-masing,” ujar Sinoeng. (Bagya)

Baca Juga  Adhyaksa Dault Marah ke Tiyo Karena Hina Prabowo: Coba Kalau Bapakmu Digitukan Sama Orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *