Yogyanews.com, Jakarta – Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Vietnam membuat Penggemar sepak bola Indonesia terhenyak.
Dengan materi pemain yang cukup mentereng, Timnas Indonesia dibuat tak berkutik oleh Vietnam.
John Herdman mengatakan “Kami seharusnya lebih siap menghadapi permainan langsung dan duel fisik Vietnam pada 10 hingga 15 menit pertama.”
“Saya rasa kami memberikan mereka gol yang terlalu mudah. Ketika Anda melakukan itu melawan tim seperti Vietnam, pertandingan akan menjadi sangat sulit karena mereka bisa menyerang lewat serangan balik, dan mereka melakukannya,”
“Kami harus lebih siap menghadapi intensitas mereka sejak awal. Kami juga harus menjaga bentuk tim tetap kompak ketika menyerang maupun bertahan. Itu menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih,”
“Tim ini ingin menyerang. Kami ingin mengirim banyak pemain ke depan. Kami tidak ingin menjadi tim yang hanya bertahan di area sendiri dan mengandalkan serangan balik. Permainan seperti itu membutuhkan keberanian, tetapi juga memiliki risiko,”
“Kami harus belajar kapan harus memiliki rest defense yang baik dan bagaimana melakukan transisi bertahan dengan lebih rapi. Itulah kuncinya, manajemen pertandingan dan transisi bertahan yang lebih baik. Hal itu akan kami bawa saat menghadapi Singapura,”
Statistik juga membuktikan kalo timnas semalem benar-benar kelimpungan ketika berduel dengan pemain vietnam.
2 dari 3 gol vietnam lahir dari sisi kanan pertahana timnas kita, yang mana sisi tersebut diisi pemain2 yang kurang kuat duel secara fisik.
Berdasarkan statistik Fotmob, Thom haye hanya memenangi ground duel sebanyak 43%. Sedangkan Eliano memenangkan 50% ground duel.
Lebih parah lagi, pressing kita didepan tidak jalan sama sekali, statistik presser pemain depan Timnas Jelek sekali. bahkan oratmangoen mencatatkan 0% ground duels success.
Hal ini diperparah juga oleh pemain-pemain Timnas yang kesulitan untuk keluar dari tekanan dan pressing tinggi pemain vietnam. yang pada akhirnya memaksa long ball kedepan dan berujung kalah duel lagi.
Ini mungkin menjadi blunder taktik yang fatal dari coach herdman dan menjadi penampilan terburuk sepanjang di latih oleh John Herdman.
Semoga menghadapi singapore, ada evaluasi besar2 an dan perubahan gaya main mengingat singapore juga kuat di aspek duel. (Don)

