Kulon Progo, Yogyanews – Dinas Dikpora Kabupaten Kulon Progo selenggarakan Advokasi Kebijakan Bidang Pendidikan dengan tema Berpikir Komputasional dan Koding dan Kecerdasan Artifisial, Rabu (8/9/2026). Peserta kegiatan kali ini adalah Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan dari satuan pendidikan jenjang SMP se-Kabupaten Kulon Progo.
Kepala Bidang Kelembagaan, Kurikulum dan Peserta Didik PAUD dan PNF, SD dan SMP, Taryono, SS., M.Eng membuka acara tersebut. Narasumber advokasi dosen dari Program Studi Informatika fakultas Tekniologi Industri Universitas Atma Jaya Yogyakartaadalah, Irya Wisnubhadra, ST, MT, Ph. D, IPM.
Ia menegaskan, bahwa pendidikan bukan hanya penting untuk individu, tetapi juga untuk masyarakat dan negara. Karena dengan meningkatkan kualitas pendidikan, dapat menciptakan masa depan lebih baik dan berkelanjutan sesuai poin ke-4 ‘Asta Cita” sebagai landasan untuk mencapai visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kegiatan tersebut peserta diajak untuk berpikir komputasional, dan mengenalkan penggunaan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) sesuai kurikulum Nasional.
Mengapa koding dan kecerdasan artifisial? karena hal ini bukan sekedar tren, tapi merupakan pondasi masa depan.
Koding dan Kecerdasaan Artifisial (KKA) dipercaya mampu mempercepat inovasi dan melahirkan talenta digital yang merancang keputusan cerdas berbasis data.
KKA juga menciptakan solusi inovatif untuk krisis nyata melalui logika terstruktur dan meningkatkan efisiensi berbagai sektor industri dan membekali murid fleksibilitas agar adaptif terhadap distrubsi. Target kedepannya dari kegiatan ini adalah target kompetensi murid, yaitu menjadi warga digital yang cakap, bijak dan produktif.
Siswa nantinya diharapkan mampu bepikir komputasional, lentur dan adaptif terhadap teknologi, memiliki ketrampilan mengelola dan memanfaatkan data.
Sedang kecerdasan artifisial, mampu menghasilkan karya nyata dan menjadi warga masyarakat digital yang literat, beretika, aman dan bertanggungjawab.
Liputan : Galang Pratama

