Cerita Haru Anisa Nurmalitasari Wujudkan Mimpi Kuliah Prodi Gizi UGM Gratis

oleh
Anisa Nurmalitasari (kemeja kotak-kotak) bersama keluarga. (Foto: Humas UGM)
Anisa Nurmalitasari (kemeja kotak-kotak) bersama keluarga. (Foto: Humas UGM)

Yogyakarta, Yogyanews.com – Anisa Nurmalitasari atau yang lebih akrab dipanggil Nurma menjadi satu dari ribuan orang yang berhasil mewujudkan impian untuk kuliah gratis di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Bukan sekedar diterima dan lolos, Nurma berhasil menembus Program Studi (Prodi) Gizi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan mendapatkan beasiswa Pendidikan Unggul Bersubsidi 100 persen atau UKT nol.

Perjuangan Nurma mewujudkan mimpinya tidaklah mudah. NUrma yang tinggal di kawasan Notoyudan, Kota Jogja ini mengaku dukungan keluarga adalah motivasi utama baginya untuk terus berjuang.

Bahkan perjuangan keras Nurma telah ditunjukkan sejak masih duduk di bangku SMA. Alumi SMAN 1 Yogyakarta ini pernah menjabat sebagai ketua sie Literasi, wakil ketua departemen masjid rohis Al-Uswah, serta anggota All Nation Teenagers.

Keikutsertaannya dalam organisasi-organisasi tersebut menjadi bukti bahwa Nurma terus berupaya untuk meraih prestasi di bidang akademik.

Nurma menceritakan rutinitas belajarnya dimulai sejak pukul tiga pagi hingga jelang waktu berangkat sekolah. Ia pun kembali belajar sepulang sekolah hingga malam hari.

“Tidak jarang Ayah kerap mengantar ke perpustakaan (UGM) untuk belajar hingga malam,” ujarnya.

Perjuangan belajar Nurma pun tidak sia-sia. Ia termasuk satu dari 76 siswa yang lolos SNBP di SMAN 1 Yogyakarta. Ia pun memantapkan pilihan untuk memilih Prodi Gizi UGM.

“Saya merenungkan yang dibutuhkan kira-kira kalau tanpa itu manusia tidak bisa hidup seperti makanan. Terus saya gabungkan antara makanan sama kesehatan, ketemu di Gizi,” terangnya.

Nurma juga mengatakan bahwa sudah memantapkan pilihan pada Prodi Gizi setelah diskusi dengan orang tua serta Guru BK di sekolahnya.

“Terus akhirnya saya mantap di jurusan ini, tidak ada alternatif lain,” jelasnya.

Baca Juga  Perdana Arie Diciduk Polisi Terlibat Perusakan dan Pembakaran Gedung Polda DIY Akhir Agustus

Meski sudah pasti diterima di Prodi Gizi UGM dan mendapat beasiswa kuliah gratis, Nurma tidak menghentikan tekad untuk terus bertumbuh dan masih belajar dengan giat.

“Saya sudah ikut grup 1001 kegiatan UGM. Jadi aktif ikut seminar, workshop, bahkan yang bersertifikat,” jelasnya.

Keberhasilan Nurma kuliah gratis di UGM membuat kedua orang tuanya sangat bangga sekaligus bahagia. Ayahnya Agus Nurhadi mengaku tak kuasa menahan rasa syukur.

“Tidak kepikiran karena saya kan orang wiraswasta, jadi kadang-kadang ada, kadang-kadang enggak. Itu benar-benar bagi saya sangat bersyukur dan luar biasa. Ini benar-benar apresiasi dari UGM untuk memberikan kesempatan pada anak saya melanjutkan studi di UGM,” pungkasnya.

Sementara Sri Damaryati ibu Norma mengaku bangga apalagi ia sangat menegtahui bagaimana perjuangan anaknya yang rela belajar hingga larut malam untuk mengimbangi teman-temannya.

”Saya terus menguatkan Nurma untuk optimistis dan tidak takut bersaing,” katanya.

Nurma sendiri mendeskripsikan ayahnya sebagai sosok pekerja keras yang sabar mendampingi proses belajarnya sekaligus menjadi tulang punggung keluarga.

Sementara sang ibu dikatakannya selalu menjadi garda terdepan serta suri teladannya yang membangkitkan kembali semangat saat lelah belajar.

“Teman-teman semangat karena pasti ada jalan. Kalau misalnya kita sudah niat dan tujuannya di situ, kerja kerasnya juga harus dilebihkan lagi biar impian dan cita-cita itu bisa tercapai,” pungkasnya.

Sumber: Humas UGM

Rewrite: Bagus Aryo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *