Kulon Progo News – Langkah bersejarah pesepakbola wanita siap digelar di Kabupaten Kulon Progo.
Persatuan Sepakbola Wanita (PSW) Putri Binangun bersiap menggelar Festival Sepakbola Putri SD (U-12) se-Kabupaten Kulon Progo, Sabtu – Minggu, 30–31 Mei 2026, bertempat di Stadion Cangkring, Wates.
Event perdana ini didedikasikan sebagi langkar pionir pembibitan atlet sepakbola dan talenta sepakbola putri Bumi Binangun.
Festival ini akan mempertemukan 10 tim tangguh yang mewakili 9 kapanewon di wilayah Kulon Progo.
Berbeda dengan kompetisi pada umumnya, pihak panitia sengaja memilih format Festival daripada Turnamen.
Langkah ini diambil demi mengedepankan esensi kegembiraan belajar dan menanamkan rasa cinta anak-anak terhadap dunia sepakbola sejak usia dini.
Mengusung filosofi “Heart, Happy, Grit, and Goal”
Nasib Wardoyo sebagai Ketua Panitia Penyelenggara menjelaskan bahwa festival ini dirancang bukan sekadar ajang unjuk gigi siapa yang menang atau kalah, melainkan fondasi awal pembentukan karakter atlet masa depan melalui empat pilar utama:
Heart : Mengajarkan sportivitas dan persaudaraan yang tulus di lapangan.
Happy: Memastikan anak-anak menikmati proses bertanding dengan senyuman dan keceriaan.
Grit atau Daya Juang: Bahwa momen ini akan melatih mental tangguh, berani jatuh, dan selalu bangkit mengejar impian.
Goal: Menanamkan target prestasi, baik di dalam lapangan maupun masa depan mereka.
”Kami ingin mendobrak stigma. Melalui festival ini, kita tunjukkan kepada semua orang bahwa anak perempuan bisa bermain sepakbola dengan hebat, indah, dan tidak kalah dengan anak laki-laki,” ungkap Ketua Panitia Festival Sepakbola Wanita Nasib Wardoyo, dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Mencari Emas di Rumah Sendiri
Nasib Wardoyo menjelaskan, Kabupaten Kulon Progo sebenarnya telah memiliki wadah pembinaan sepakbola wanita yang telah lama berdiri, yaitu akademi PSW Putri Binangun.
Gelaran festival ini diharapkan menjadi jembatan bagi anak-anak berbakat tingkat Sekolah Dasar untuk terus mengasah kemampuan mereka secara berkelanjutan di akademi, dan tidak berhenti saat festival usai.
Ajang ini juga menjadi momentum penting bagi PSW Putri Binangun untuk mengetuk kesadaran bersama dan memohon dukungan penuh secara sinergis dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), KONI, serta Askab PSSI Kulon Progo agar agenda pembibitan ini dapat rutin digelar setiap tahun.
Meskipun fokus utama adalah pembinaan ceria, panitia tetap menyiapkan apresiasi tinggi atas peluh dan kerja keras para atlet muda ini.
Juara 1 hingga Juara 4 akan dianugerahi piala tetap, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan sebagai pemantik semangat mereka untuk berlatih lebih giat.
Ajakan Menonton Terbuka untuk Umum
Acara ini dijadwalkan akan dihadiri dan ditutup secara resmi oleh Bupati Kulon Progo pada hari kedua pelaksanaan.
Pihak panitia juga menyampaikan rasa terima kasih dan hormat yang sebesar-besarnya kepada para orang tua atlet yang telah memberikan restu penuh bagi putri-putrinya untuk mengejar mimpi di lapangan hijau.
Masyarakat Kulon Progo dan sekitarnya diundang hadir untuk memberikan dukungan, energi positif, dan menyaksikan langsung lahirnya sejarah baru serta bangkitnya generasi emas sepakbola putri Kulon Progo di Stadion Cangkring akhir pekan ini.
Liputan : Suyono Sugondo









