yogyanews.com, Gunung Kidul – Tingginya capaian PAD sektor pariwisata Gunungkidul mendorong DPRD untuk mengusulkan kenaikan target pendapatan pada APBD Perubahan 2026.
Hingga Mei 2026, PAD wisata telah mencapai Rp26 miliar atau 72 persen dari target tahunan sebesar Rp36 miliar, meskipun tahun anggaran baru berjalan setengah tahun.
DPRD menilai target yang ditetapkan saat ini terlalu rendah dan realistis untuk dinaikkan menjadi Rp40 miliar, mengingat tren pertumbuhan kunjungan wisata yang terus meningkat.
Selain itu, DPRD juga mendorong perluasan penerapan sistem pembayaran non-tunai (cashless) di kawasan wisata guna meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi kebocoran pendapatan.
Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat capaian PAD wisata Tahun 2026 meningkat sangat signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang hanya sekitar Rp10,4 miliar.
Pemerintah daerah optimistis pendapatan sektor pariwisata akan terus meningkat melalui pengembangan destinasi wisata dan perluasan sistem pembayaran digital.(ewi)


