yogyanews.com, Kupang – Keturunan Raja Amanuban, Pina Ope Nope menegaskan bahwa informasi tentang penobatan Joko Widodo sebagai Raja Timor adalah berita bohong. Kehadiran raja-raja pada Karnaval Gajah yang diselenggarakan di Kelurahan LLBK, Kota Kupang, semata-mata untuk menghormati kedatangan Presiden Ke-7 Rl.
“Kami sama sekali tidak pernah dan tidak ada diskusi tentang penobatan raja. Raja-raja yang diundang untuk hadir hanya untuk mengalungkan selendang sebagai ucapan selamat datang kepada tamu kehormatan, Pak Jokowi,” kata Raja Amanuban, Pina Ope Nope kepada RRI Kupang, Minggu, 02 Agustus 2026
Menurut Raja Amanuban, Pina Ope Nope, ada indikasi upaya memfitnah para raja yang hadir dalam kegiatan tersebut. Pemberian gelar sebagai sesepuh atau raja dikatakan memiliki aturan dan mekanisme sehingga tidak dapat dilakukan tanpa tata cara adat
“Para raja sudah menegaskan ke pihak penyelenggara untuk tidak mengartikan yang aneh-aneh dan kalau ada bahasa yang keluar itu hanya isu liar dari orang yang tidak berkompeten. Pernah ada usulan untuk kasih gelar adat, tapi kami menolak karena kalau mau beri gelar adat harus ada kaitan dengan budaya kita,” ucap Raja Amanuban, STOP FITNAH! Tegas Pina Nope . (Don)

