Aplikator Ojek Online hanya Akan Mendapat Setoran Kurang dari 10 Persen, Presiden: Nggak Mau ? Perrgi !

by -0 views
“Enak aja, para ojol yang bertaruh nyawa, aplikator dapat 20 persen. Kalau nggak mau silahkan pergi dari Indonesia,” lanjut prabowo dalam kesempatan tersebut.(foto/ist)

Yogyanews.com – Aplikator Ojek Online sebaiknya hanya mendapat kurang dari 10 persen atas pendapatan yang dikumpukan oleh semua buruh ojek online.

“Saya tanya, 20 persen mau ? Saya tidak mau. Saya maunya kurang dari 10 persen, “ ujar Prabowo saat berpidato dalam Aksi Hari Buruh May Day 2026 di Monas Jakarta,Jumat ( 1/Mei/2026).

“Enak aja, para ojol yang bertaruh nyawa, aplikator dapat 20 persen. Kalau nggak mau silahkan pergi dari Indonesia,” lanjut prabowo dalam kesempatan tersebut.

Menurutnya, hal itu nanti akan diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) sebagai bagian menupaya mensejahterakan kaum buruh terutrama sektor ojek online.

Fokus meningkatkan kesejahteraan ojek online (ojol) melalui rencana Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur tarif, status kerja, dan perlindungan sosial, termasuk tuntutan bagi hasil 90:10.

“Untuk  buruh maka sudah dicanangkan akan BPJS Kesehatan bagi  buruh, dan hak-hak lain seperti akan dibangun satu juta perumahan untuk buruh termasuk pembangunan Kampung nelayan, “ katanya.

Pemerintah menanggapi aspirasi pengemudi terkait potongan aplikasi dan menjanjikan kepastian hukum pada May Day 2026.

Menanggapai pidato Presiden terse but, Asosiasi Garda Indonesia mendesak segera diterbitkannya Perpres untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan sosial bagi pengemudi.

Pengemudi menuntut skema pembagian hasil yang lebih adil, yakni 90% untuk pengemudi dan 10% untuk aplikator.

Prabowo juga mengatakan pemerintah akan mengatur pemberian Bonus Hari Raya (THR) bagi pengemudi yang terdaftar resmi selama 12 bulan terakhir.

Diantaranya kasus-kasus di lapangan, termasuk insiden demonstrasi dan menuntut kesejahteraan pekerja sektor informal.

Dengan pidato Presiden RI ini Ada indikasi kuat bahwa tuntutan pemotongan tarif dan bagi hasil yang lebih baik akan dikabulkan, yang dijanjikan sebagai “kejutan” bagi ojol dan buruh.

Liputan : Tim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *