Kulon Progo, Yogyanews.com – Kulon Progo terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat sebagai bagian dari upaya mendukung proses belajar dan tumbuh kembang peserta didik. Penguatan tersebut salah satunya dilakukan melalui Bimbingan Teknis Gerakan Sekolah Sehat (GSS).
Kegiatan Bimtek GSS berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, di Aula Sadewa, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Forum ini menjadi sarana bagi satuan pendidikan untuk memperkuat pemahaman sekaligus penerapan kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah.
Gerakan Sekolah Sehat merupakan upaya yang dilakukan secara bersama dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, sekolah, orang tua, mitra pendidikan, hingga masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat materi mengenai lima fokus utama GSS, yakni Sehat Bergizi, Sehat Fisik, Sehat Imunisasi, Sehat Jiwa, dan Sehat Lingkungan.
Kelima aspek itu diarahkan untuk membangun lingkungan sekolah yang dapat menunjang kesehatan peserta didik secara menyeluruh. Harapannya, siswa tidak hanya tumbuh secara fisik, tetapi juga memiliki kondisi mental yang baik sehingga lebih siap mengikuti kegiatan pembelajaran.
Penerapan Gerakan Sekolah Sehat dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin. Dalam aspek sehat bergizi, misalnya, sekolah dapat mendorong siswa memperbanyak konsumsi air putih, memilih makanan bergizi seimbang, serta membatasi makanan dan minuman dengan kandungan gula, garam, dan lemak yang tinggi.
Sementara untuk mendukung kesehatan fisik, sekolah dapat mengajak peserta didik aktif bergerak melalui senam, peregangan, olahraga, permainan rakyat, olahraga tradisional, maupun kegiatan fisik lainnya.
Aspek sehat jiwa juga mendapat perhatian dalam pelaksanaan GSS. Sekolah dapat memberikan edukasi terkait pengelolaan emosi dan keterampilan psikososial. Selain itu, kapasitas guru serta tenaga kependidikan perlu diperkuat agar mampu mendukung kesehatan mental peserta didik.
Sekolah juga didorong berkoordinasi dengan Puskesmas untuk mendukung pelaksanaan skrining kesehatan jiwa bagi peserta didik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengenali kondisi siswa sekaligus memberikan dukungan yang sesuai.
Melalui pelaksanaan bimtek tersebut, satuan pendidikan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman mengenai konsep Gerakan Sekolah Sehat. Materi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan dan kebiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Dengan keterlibatan seluruh unsur pendidikan, GSS diharapkan berkembang menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sekolah. Dengan begitu, lingkungan pendidikan dapat menjadi ruang yang mendukung siswa untuk belajar, tumbuh, dan berkembang secara optimal.
Penulis: Bagus Aryo

