Kulon Progo, Yogyanews.com – Kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu keterampilan yang penting dimiliki kepala sekolah dan guru. Selain kompetensi pedagogik dan manajerial, tenaga pendidik perlu mampu menyampaikan informasi, gagasan, serta program sekolah dengan cara yang jelas dan meyakinkan.
Hal tersebut menjadi perhatian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo melalui program MT School. Penguatan kemampuan komunikasi dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Public Speaking bagi kepala sekolah dan guru dampingan MT School di Kapanewon Kokap, Selasa (1/9/2026).
Bimtek tersebut menghadirkan Rany Dwi Hapsari, S.ST.Ars., MM. sebagai narasumber. Kegiatan mengusung tema “Berani Tampil, Percaya Diri Berkomunikasi, Profesional Menginspirasi.”
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berbicara di depan publik. Materi juga mencakup cara membangun rasa percaya diri, mengatasi kegugupan, mengoptimalkan bahasa tubuh dan vokal, hingga menyusun pesan agar lebih runtut dan mudah dipahami.
Peserta Belajar Lewat Praktik
Bimtek tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi. Peserta diajak mengikuti metode learning by doing sehingga memiliki kesempatan langsung untuk mempraktikkan teknik komunikasi yang dipelajari.
Sejumlah metode digunakan dalam kegiatan ini, mulai dari ceramah interaktif, diskusi, simulasi, praktik individu, role play, storytelling, presentasi, hingga evaluasi dan pemberian umpan balik.
Peserta juga mendapat beberapa tantangan praktik, termasuk menjadi pembawa acara (MC), berperan sebagai narasumber, serta melakukan improvisasi ketika tampil di depan publik.
Berbagai latihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan keberanian dan spontanitas peserta. Selain itu, peserta dilatih agar mampu membaca situasi audiens dan menyampaikan informasi dengan cara yang lebih menarik.
Kemampuan public speaking dinilai tidak berhenti pada bagaimana seseorang berbicara. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan pesan yang disampaikan dapat dipahami audiens dan memberikan dampak positif.
Karena itu, peningkatan keterampilan komunikasi bagi kepala sekolah dan guru diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas profesional mereka. Kemampuan tersebut juga dapat membantu sekolah menyampaikan berbagai program dan informasi kepada siswa, orang tua, maupun masyarakat secara lebih efektif.
Penulis: Bagus Aryo

