yogyanews.com, Klaten – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten terus bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang tinggal di kawasan lereng Gunung Merapi, Jawa Tengah, guna mengatasi krisis air akibat musim kemarau.
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Klaten, total penyaluran bantuan air bersih untuk warga di lereng Gunung Merapi selama periode 15 Juni hingga 19 Juli 2026 telah mencapai 1.485.000 liter. Pasokan air yang didistribusikan selama musim kemarau ini disalurkan kepada masyarakat di empat desa terdampak, dengan total penerima manfaat secara keseluruhan mencapai 3.272 keluarga atau setara dengan 10.708 jiwa.
Wilayah Cakupan Distribusi
Bantuan air bersih ini diprioritaskan untuk warga yang tersebar di empat desa di wilayah lereng Gunung Merapi yang paling terdampak musim kemarau, yaitu:
Desa Tegalmulyo
Desa Tlogowatu
Desa Sidorejo
Desa Kendalsari
Kondisi di Lapangan
Potret Pengambilan Air: Warga di kawasan terdampak, salah satunya di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, secara tertib mengantre membawa jeriken dan galon kosong untuk diisi air bersih secara langsung dari truk tangki logistik BPBD. Air bersih ini sangat krusial bagi warga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, memasak, dan sanitasi harian selama sumber air alami mereka menyusut.(*)

