Gelontorkan 8,7 Milyar, Padat Karya Kulon Progo 2026 Melejit

oleh
ilustrasi padat karya
ilustrasi padat karya

yogyanews.com, Kulonprogo – Program padat karya di Kabupaten Kulon Progo Tahun Anggaran 2026 mengalami peningkatan signifikan, baik dari jumlah lokasi maupun anggaran. Tahun ini terdapat 78 titik kegiatan padat karya, terdiri dari 39 titik yang dibiayai APBD Kabupaten Kulon Progo dan 39 titik melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari APBD Provinsi DIY.

Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp8,7 miliar, dengan rincian Rp3,9 miliar dari APBD kabupaten dan Rp4,8 miliar dari BKK provinsi.

Pelaksanaan kegiatan masih dalam tahap sosialisasi dan pekerjaan fisik direncanakan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2026.

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Kulon Progo menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberdayakan masyarakat, khususnya warga yang menganggur atau setengah menganggur, sehingga pelaksanaannya tidak menggunakan sistem borongan seperti proyek konstruksi biasa.

Setiap titik padat karya dari APBD kabupaten memperoleh anggaran Rp100 juta, sedangkan dari BKK provinsi berkisar Rp100–200 juta per titik.

Mekanisme pembayaran juga berbeda, yaitu dilakukan secara non-tunai melalui transfer bank bekerja sama dengan Bank BPD DIY Cabang Wates untuk program BKK dan melalui LPMK untuk program APBD kabupaten.

Disnaker Kulon Progo memperketat pengawasan pelaksanaan program, termasuk menggandeng Kejaksaan Negeri Kulon Progo untuk mencegah penyimpangan.

Program ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)

Baca Juga  Muhtarom Asrori: Komisi 2 DPRD Harus Bertaindak Harga Stand Manunggal Fair 2025 Sangat Tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *