Lewati ke konten
Media Indonesia • Aktual, Ringkas, Terpercaya
Terkini
Headline

Murid SD Giripurwo Kulon Progo Main Bareng Murid Lae Waeh Village School Pattani Thailand, Begini Jadinya

Oleh adminredaksi

Yogyanews.com —  Apa yang terjadi jika murid Sekolah Dasar (SD)_dari dua negara bertemu dan saling berbagai cerita.

Same Sky, Different Story. Di bawah langit yang sama, anak-anak dari dua negara tumbuh dengan cerita, bahasa, lingkungan, dan pengalaman yang berbeda.

Inilah Exchange Classroom, murid SD Negeri 1 Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, dan Lae Waeh Village School, Pattani, Thailand, dipertemukan dalam sebuah pengalaman belajar dan berjejaring lintas negara.

Acara ini dilaksanakan secara daring dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada murid untuk berkomunikasi secara langsung dengan teman sebaya dari negara lain.

Mereka belajar bahwa bahasa bukan hanya mata pelajaran, tetapi juga sarana untuk membangun koneksi, membuka percakapan, dan memperluas jejaring pertemanan hingga melampaui batas negara.

Kegiatan ini diharapkan dapat mengontekstualisasikan pembelajaran bahasa Inggris di SDN 1 Giripurwo dalam dunia nyata, sehingga murid dapat merasakan langsung fungsi Bahasa Inggris sebagai sarana komunikasi lintas budaya sekaligus semakin termotivasi untuk belajar.

Kegiatan ini diawali dengan saling menyapa dan memperkenalkan diri.

Murid kemudian mempelajari dan mempraktikkan kosakata serta ungkapan sederhana yang digunakan dalam sapaan dan percakapan sehari-hari dari Indonesia dan Thailand.

Melalui interaksi tersebut, murid belajar menggunakan bahasa Inggris dalam situasi komunikasi yang autentik sekaligus membangun keberanian untuk berbicara dengan orang yang baru mereka kenal.

Pembelajaran berlanjut dengan pengenalan historical landmarks dari masing-masing wilayah.

Murid SD Negeri 1 Giripurwo memperkenalkan salah satu landmark bersejarah dari Yogyakarta, sementara murid Lae Waeh Village School memperkenalkan landmark dari Pattani.

Dalam proses ini, murid tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga berlatih menyampaikan informasi, mendengarkan, bertanya, dan merespons dalam bahasa Inggris.

Baca Juga  Siap Hadapi Pemilu 2029, PAN Kulon Progo Gelar Musran dan Bentuk Jaringan Relawan Akar Rumput

Namun, Exchange Classroom ini tidak berhenti pada pembelajaran bahasa maupun pengenalan tempat.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi murid untuk membangun jejaring, mengenal perspektif yang berbeda, dan mulai melihat dirinya sebagai bagian dari komunitas dunia.

Melalui perjumpaan dengan teman sebaya dari negara lain, murid belajar bahwa perbedaan bahasa, lingkungan, kebiasaan, dan latar belakang bukanlah alasan untuk menciptakan jarak.

Perbedaan justru menjadi kesempatan untuk belajar memahami, menghargai, dan menemukan kesamaan sebagai sesama manusia dan sesama pembelajar.

Pengalaman ini juga menanamkan pemahaman bahwa menjadi warga negara dunia (global citizen) tidak berarti meninggalkan identitas lokal.

Murid dapat mengenal dunia dengan tetap membawa cerita, budaya, dan identitas daerahnya. Mereka belajar untuk terbuka terhadap keberagaman sekaligus percaya diri memperkenalkan apa yang mereka miliki kepada dunia.

Kegiatan ini diprakarsai dan dikoordinasikan oleh Ihdina Khusnasani, S.Pd., Guru Kelas 6 SD Negeri 1 Giripurwo, sebagai PIC kegiatan.

Exchange Classroom menjadi salah satu upaya menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual sekaligus membuka ruang bagi murid untuk membangun komunikasi, kolaborasi, jejaring internasional, dan wawasan global sejak usia sekolah dasar.

Bagi SD Negeri 1 Giripurwo, pertemuan ini merupakan sebuah langkah kecil untuk membuka ruang belajar yang lebih luas.

Dari dua ruang kelas yang terhubung melalui layar, murid belajar bahwa dunia dapat menjadi ruang belajar mereka.

Sebagai pertemuan perdana, kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal yang membuka pintu bagi hadirnya berbagai kolaborasi pembelajaran lintas negara di masa mendatang.

“Same sky, different story, but no borders for learning, connecting, and dreaming.”

Liputan : Galang Pratama

Banner iklan

adminredaksi

Penulis di Yogya News