yogyanews.com, YOGYAKARTA — Peringatan Hari Kartini 2026 di Taman Embung Giwangan, Yogyakarta, berlangsung dengan cara berbeda. Puluhan komunitas motor yang tergabung dalam Lady Bikers Jogja menggelar kegiatan bertajuk Kartini Ngawiji 2026, menghadirkan kebersamaan antara pengendara pria dan perempuan dalam satu gerakan solidaritas sosial.
Kegiatan tersebut diisi dengan touring bersama, pembagian 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar, serta hiburan pesta rakyat berupa pertunjukan jatilan yang melibatkan warga. Suasana hangat terlihat saat komunitas motor dan masyarakat berkumpul dalam kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna.
Ketua Lady Bikers Jogja, Yessika, mengatakan tema Ngawiji dipilih sebagai simbol kebersamaan dan kesetaraan antara pria dan perempuan dalam dunia otomotif.
“Di Kartini 2026 ini kami mengangkat tema Ngawiji, artinya pria dan wanita ikut bareng motoran. Tahun 2025 kami fokus menggandeng perempuan, dan tahun ini kami ingin lebih luas, melibatkan pria dan perempuan bersama dalam satu gerakan,” kata Yessika.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan Lady Bikers Jogja yang sebelumnya telah digelar pada 2025 dengan melibatkan komunitas pengendara perempuan dari berbagai daerah.
Tahun ini, antusiasme peserta meningkat. Sekitar 60 motor ikut ambil bagian, sementara minat yang masuk mencapai lebih dari 100 motor. Panitia bahkan menargetkan hingga 200 motor dari berbagai komunitas.
Peserta tidak hanya berasal dari komunitas motor besar, tetapi juga motor kecil. Bahkan beberapa peserta datang dari luar kota seperti Mojokerto, Solo, Klaten, hingga Magelang.
Selain touring dan aksi sosial, peserta juga menggelar makan bersama warga sekitar sebagai bentuk kebersamaan sekaligus menghapus stigma negatif terhadap komunitas motor besar.
Yessika menegaskan, kegiatan ini ingin menunjukkan bahwa komunitas motor tidak selalu identik dengan kesan arogan atau eksklusif.
“Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun naik motor besar, kami tetap peduli dan ingin berbagi dengan masyarakat. Kami ingin lebih dekat, makan bersama, dan membangun kebersamaan,” ujarnya.
Lebih jauh, kegiatan Kartini Ngawiji 2026 juga membawa pesan kesetaraan gender. Lady Bikers Jogja ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki ruang yang sama dengan pria, termasuk dalam dunia otomotif dan kegiatan sosial.
“Kami ingin perempuan bisa setara dengan pria. Tidak ada perbedaan. Perempuan juga bisa berkendara, berkegiatan sosial, dan berkontribusi untuk masyarakat,” kata Yessika.
Peringatan Hari Kartini di Embung Giwangan ini pun menjadi momentum memperkuat solidaritas komunitas sekaligus mendekatkan komunitas motor dengan masyarakat. Semangat Kartini dimaknai bukan hanya sebagai simbol perjuangan perempuan, tetapi juga sebagai gerakan kebersamaan dan kepedulian sosial. (ewi).









