Nasib Wardoyo: Pembentukan Pokja Keselamatan Lingkungan Luar Bandara YIA Solusi Cerdas !

by -868 views
“Ini bagus, idenya cerdas, dan positif. Terimakasih pada teman yang telah membangun ide ini dan bisa masuk dsalam materi audiensi. Kita sepakat ada Pokja yang akan bekerja dalam tempo panjang kalau bisa selamanya, agar PT Angkasa Pura bisa melakukan komunikasi dengan masyarakat sekitarnya,” ujar Nasib Wardoyo, Anggota Komisi B DPRD Kulon Progo.(foto/dok)

Yogyanews.com– Sejumlah kesekapatan diperoleh dalam audiensi antara perwakilan warga korban kentut jet bus dengan PT Angkasa Pura Bandara YIA Temon Kulon Progo, Rabu (10/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, yang paling menonjol yakni disepakatinyaq Kelompok Kerja (Pokja) yang terdiri dari perwakilan warga dengan perwakilan PT Angkasa Pura untuk menjembatani komunikasi pengelola Bandara YIA dengan masayarakat disekitarnya.

“Ini bagus, idenya cerdas, dan positif. Terimakasih pada teman yang telah membangun ide ini dan bisa masuk dsalam materi audiensi. Kita sepakat ada Pokja yang akan bekerja dalam tempo panjang kalau bisa selamanya, agar PT Angkasa Pura bisa melakukan komunikasi dengan masyarakat sekitarnya,” ujar Nasib Wardoyo, Anggota Komisi B DPRD Kulon Progo.

Karena selama ini PT Angkasa Pura Bandara YIA itu nampak ekslusif, dan tidak mau melihat sekeliling dan tidak mau mendengar keluhan warga sekitarnya.

Maka dengan Pokja ini bisa menjadi jawaban masalah buntunya komunikasi antara dalam beteng areal Bandara YIA Temon dengan semua komponen di luar beteng sehingga keberadaan Bandara YIA bermanfaat untuk lingkungan sekitarnya.

Bahkan, ia mengusulkan agar Pokja bukan hanya untuk menangani kasus kentut jet bus yang sekarang ini ramai di masyarakat tetapi juga bekerja untuk kepentingan keselamatan warga sekitar Bandara YIA selamanya.

“Karena sepanjang masih ada Bandara YIA, masih ada masyarakat di sisi timur dan barat bandara serta masyarakat di utara bandara masih akan ada dinamika dan persoalan. Ini butuh komunikasi yang baik. Maka tepat ada Pojka sepanjang massa,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan agar Pokja ini bekerja untuk memperbaiki hubungan PT Angkasa Pura Bandara YIA dengan masyarakat secara luas dan ikut melakukan aksi-aksi yang membuat Bandara YIA tidak seperti hutan belantara, semrawut.

Pertama, sekarang ini tugasnya memang melakukan validasi warga korban kentut jet bus dan mengkonsep bantuan dari PT Angkasa Pura kepada para korban jet bus dan warga sisi timur dan barat.

“Sebaiknya bantuan seperti apa, lalu untuk lingkungan sekitar lainnya seperti apa, ini butuh dikonsep sehingga akan membuat bantuan bermanfaat selamanya dan tampak elegan,” katanya.

Lalu Pokja ini juga penting untuk membantu komunikasi antara masyarakat dengan PT Angkasa Pura untuk mendukung keselamatan penerbangan dan lingkungan Bandara YIA.

“Kalau menangani orang bermain layangan, menerbangkan drone, atau balon udara, tentu ini butuh pendekatan yang baik. Lalu bagaimana agar tampilan Bandara YIA tidak kumuh, tidak seperti hutan. Maka butuh menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah di luar Bandara YIA,” katanya.

Hal-hal ini merupakan pekerjaan kecil-kecil yang selama ini diabaikan oleh PT Angkasa Pura, bahwa masyarakat disekitar Bandara YIA itu ada sebelum bandara berdiri. Mereka itu warga negara yang juga punya hak hidup nyaman, aman, dan punya privacy.

Maka Nasib Wardoyo mendukung penuh dibentuknya Pokja Keselamatan Lingkungan Kawasan Luar Bandara YIA melibatkan perwakilan warga, PT Angkasa Pura dan aparat keamanan setempat.

Reporter: Ewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *