yogyanews.com, Gunungkidul – Sanggar Pendopo Suyanto menggelar acara Pentas Akhir Tahun dengan tema “Satu Panggung Seribu Cerita” yang berlangsung meriah di Dusun Bohol, Kapanewon Rongkop, Sabtu malam, (8/8/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, beserta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan tokoh organisasi Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG).
Pimpinan Sanggar Pendopo Suyanto, Suyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan rutin tahunan ini adalah untuk memajukan seni budaya di Kabupaten Gunungkidul serta membangun ketahanan mental anak-anak sejak usia dini. Ia mengenang masa tiga tahun lalu saat merasa pesimis melihat perkembangan anak-anak dalam berlatih tari, namun berkat kesabaran para pelatih seperti Mbak Triwi, anak-anak tersebut kini sudah berani tampil di berbagai ajang tingkat daerah.
“Tujuan paling utama adalah bagaimana kami, didukung oleh Bapak Ketua IKG, ikut mendorong dan memajukan seni budaya. Yang terpenting adalah ketahanan mental anak-anak kita agar berani tampil di panggung,” ujar Suyanto. Ia juga menambahkan bahwa sanggar tersebut akan terus berkembang dengan melengkapi alat musik untuk membentuk grup musik pop dan keroncong di masa mendatang.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi Sanggar Pendopo Suyanto. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan legalitas resmi berupa SK Kelompok Seni dan Budaya kepada sanggar tersebut sebagai bentuk pengakuan negara terhadap kiprah mereka.
“Seni budaya yang kita saksikan malam ini merupakan akar sejarah dan jati diri bangsa kita. Dengan menjaga budaya, kita tidak akan kehilangan identitas sebagai bangsa yang agung,” tegas Bupati Endah. Bupati juga memuji bakat-bakat muda dari wilayah tersebut, termasuk menyebut salah satu seniman muda bernama Toni yang mahir memainkan kendang.
Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi warga perantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) dari wilayah Jabodetabek. Kehadiran sekitar 50 anggota IKG diharapkan dapat menumbuhkan kolaborasi inovatif untuk memajukan visi dan misi Kabupaten Gunungkidul ke depan.
Pentas seni ini ditutup dengan harapan agar anak-anak didik sanggar terus semangat berlatih sehingga memiliki bekal mental yang kuat untuk masa depan mereka. (ewi)

