Yogyanews.com – Enam korban ditemukan pada hari ketiga pencarian longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Sabtu, 15 November 2025.
Tim gabungan BPBD Jawa Tengah bersama unsur Basarnas, TNI/Polri, dan relawan mulai menyisir dua titik utama sejak pukul 07.00 WIB.
Enam warga tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah langsung diidentifikasi untuk memastikan identitas dan domisili.
Sementara itu, bantuan logistik bagi warga terdampak tercatat mencukupi.
Dua titik pengungsian tetap mendapat suplai makanan siap saji, selimut, dan kebutuhan harian. Selain itu, sebagian warga memilih mengungsi sementara di rumah kerabat di desa sekitar
Pihak BPBD Jateng mengimbau warga di lereng perbukitan untuk waspada.
Pasalnya, curah hujan yang tinggi berpotensi memicu longsor susulan, terutama di titik-titik yang kontur tanahnya labil.
Seperti diberitakan, longsor terjadi pada Kamis, 13 November 2025 malam di Dusun Tarukahan dan Cibuyut.
Material tanah menimpa permukiman dan menelan korban. Dari 20 warga yang semula hilang, pencarian terus berlangsung dan sebagian telah ditemukan.
Sebanyak 46 jiwa dari 17 kepala keluarga tercatat terdampak. Delapan rumah roboh, satu rumah rusak sedang, dan 16 rumah masuk kategori terancam. Area terdampak mencapai 6,5 hektare.
Liputan : Farhan Adil






